Minggu, 11 November 2018

Penulisan Puisi 2

PENYEJUK HATI

Ditengah sunyi pagi dini hari
Ku ambil secarik kertas dekat lemari
Ku taruh diatas meja dengan gemerlap lampu putih
Lalu ku duduk, namun tak menulis...

Kala sunyi, ku bersantai diatas kursi...
Tegapkan kepala, sembari memejam mata
Perlahan menitih nafas, ku mengacuh relung sunyi
Hingga ku pupuk gumpalan rasa
Agar tertuang, dalam tiap karya jiwa...

Ditengah sunyi pagi dini hari
Acap kali terpikir, kisah tempo hari
Kala jiwa meratap sang putih pertama kali
Lalu beranikan diri tuk dekati
Yang menjadi awal dari rasa di relung hati

Terus terlintas di benak ruang imaji
Sebuah rupa bagai peri, penuhi sisi ruang mimpi
Hingga jiwa tak henti meratap, walau sebatas sisi ilusi
Yang membayang, satu senyum segaris, penyejuk hati...

Minggu, 04 November 2018

BOLU KUKUS EMAN (ENAK DAN MANTAP)


Sebelum memulai bisnis ada faktor-faktor yang harus diperhatikan yang menyebabkan perubahan strategi pemasaran :
  1. Siklus Daur hidup produk, Strategi harus disesuaikan dengan tahap-tahap daur hidup, yaitu tahap perkenalan, tahap pertumbuhan, tahap kedewasaan dan tahap kemunduran
  2. Tingkat persaingan perusahaan di pasar, Strategi pemasaran harus bisa disesuaikan dengan posisi perusahaan dalam tingkat persaingan, apakah dalam kategori memimpin, menantang, mengikuti atau hanya mengambil sebagian kecil dari ceruk pasar ;
  3. Keadaan ekonomi, Strategi pemasaran harus disesuaikan dengan situasi ekonomi, perusahaan harus memandang ke depan dan mengembangkan strategi jangka panjang untuk memenuhi kondisi yang sedang berubah dalam industri mereka dan memastikan kelangsungan perusahaan pada jangka panjang.

Setelah mengetahui faktor perubahan strategi pemasaran, saya menganalisis SWOT (SWOT analysis), di mana  menilai kekuatan (strengths [S]), kelemahan (weaknesses [W]), peluang (opportunities [O]), dan ancaman (threats [T]) secara keseluruhan :
·     Kekuatan (Strengths)  :
1.      Banyak Variasi warna yang Beraneka ragam
2.      Modal yang digunakan kecil
3.      Risiko yang ditimbulkan juga kecil

·     Kelemahan (Weaknesses) :
1.      Tidak tahan lama
2.      Kalau adonannya tidak mengembang, hasilnya kurang bagus
3.      Pembuatannya harus sesuai ukuran untuk hasil yang bagus

·    Peluang (Opportunities)  :
1.      Pemasaran bisa dilakukan secara online
2.      Dapat di jual di pasar dan warung
3.      Banyak yang menyukai makanan ini, terutama anak kecil

·    Ancaman (Threats) :
1.      Banyak Pesaing yang sudah menjual bolu kukus ini
2.      Harus lebih banyak melakukan inovasi karena persaingan ketat
3.      Kalau penjualannya hanya di pasar dan warung kurang laku, jadi harus juga secara online

Setelah melakukan Analisis SWOT, selanjutnya melakukan penerapan strategi pemasaran, yaitu :
Segmentasi Pasar (Market Segmentation), adalah tindakan membagi pasar menjadi kelompok pembeli berbeda dengan kebutuhan, karakteristik, atau perilaku berbeda yang mungkin memerlukan produk atau bauran pemasaran terpisah

·        Melakukan pengelompokkan pasar, misalnya ada pasar yang menjual kue termasuk bolu kukus, pasar yang menjual sayuran,dll,

Penetapan Target Pasar (Market Targeting), yaitu proses mengevaluasi daya tarik masing-masing segmen pasar dan memilih satu atau lebih segmen yang akan dilayani, penetapan sasaran pasar terdiri dari merancang strategi untuk membangun hubungan yang benar dengan pelanggan yang tepat, atau sebuah perusahaan besar mungkin memutuskan untuk menawarkan ragam produk yang lengkap dalam melayani seluruh segmen pasarnya, sebagian besar perusahaan memasuki pasar baru dengan melayani segmen tunggal, dan jika hal ini terbukti berhasil, mereka menambahkan segmen

·        sesuai dengan daya tarik, misalnya anak kecil lebih suka bolu kukus dibanding orang dewasa, atau orang dewasa lebih menyukai sayuran daripada bolu kukus

Diferensiasi dan Posisi Pasar (Differentiation & Positioning), perusahaan harus memutuskan bagaimana mendiferensiasikan penawaran pasarnya untuk setiap segmen sasaran dan posisi apa yang ingin ditempatinya dalam segmen tersebut, posisi produk adalah tempat yang diduduki produk relatif terhadap pesaingnya dalam pikiran konsumen, pemasar ingin mengembangkan posisi pasar unik bagi produk mereka. Jika sebuah produk dianggap sama persis dengan produk lainnya di pasar,  konsumen tidak mempunyai alasan untuk membelinya.

·        Melakukan berbagai variasi dan inovasi dalam Bolu Kukus, seperti menambahkan warna, dan dalam memasarkannya melakukan promosi, sehingga membuat orang tertarik akan membeli Bolu kukus EMAN.

Setelah melakukan penerapan strategi pemasaran, lalu harus dikembangkan dengan 4P, yaitu :
Produk (product) , kombinasi barang dan jasa yang ditawarkan perusahaan kepada pasar sasaran meliputi : ragam, kualitas, desain. fitur, nama merek,  dan kemasan

·        Produk  yang saya pasarkan yaitu Bolu Kukus dengan berbagai variasi warna dan rasa dengan Nama “ Bolu Kukus EMAN (Enak dan Mantap) dan mencoba menawarkannya di pasar, warung, dan secara online.

Harga (price), adalah sejumlah uang yang harus dibayarkan pelanggan untuk memperoleh produk meliputi: daftar harga, diskon potongan harga, periode pembayaran, dan persyaratan kredit.

·        Dalam Usaha yang dijalankan, saya menggunakan teknik follow the leader pricing, yaitu teknik penentuan harga dengan cara mengamati berbagai kebijakan harga pesaing dan harga individual dengan meninjau periklanannya. Alasan saya menggunakan teknik ini karena teknik ini yang efektif untuk dijalankan.

Tempat (place), kegiatan perusahaan yang membuat produk tersedia bagi pelanggan sasaran meliputi: Lokasi, saluran distribusi, persediaan, transportasi dan logistik

·        Lokasi yang saya pilih untuk memasarkan bolu kukus ini adalah di pasar dan warung. Lokasi tersebut saya pilih karena merupakan tempat yang strategis untuk menjual produk ini. Saya memasarkan produk ini dengan menjualnya di warung dan pasar-pasar, maupun juga secara online.

Promosi (promotion) berarti aktivitas yang menyampaikan manfaat produk dan membujuk pelanggan membelinya meliputi : Iklan dan promosi penjualan.

·        Sebelum produk dapat dibeli oleh banyak konsumen, maka produk perlu diketahui ada 4 jenis promotion, yaitu periklanan, sales promotion, personal selling, public relation. Dalam usaha yang saya jalankan, saya menggunakan strategi sales promotion, dan periklanan. Sales Promotion dengan menggunakan bantuan orang lain dalam memasarkan suatu produk. Dengan bantuan sales promotion, usaha yang dijalankan lebih banyak orang yang membeli, dan menggunakan periklanan dalam memasarkan Bolu Kukus ini secara online melalui iklan-iklan yang disebarka melalui internet. Menurut saya iklan sangat penting dalam memasarkan produk ini. Saya menggunakan kata “BUY ONE GET ONE” agar konsumen lebih tertarik untuk membeli dengan harga yang relatif terjangkau.

Selain ada 4P, juga perlu diperhatikan adanya 4C, yaitu :
Solusi Pelanggan (Customer Solution), Produk dapat membantu dan mampu memecahkan
masalah konsumen

·        Pelanggan/Konsumen yang ingin makan cemilan, dapat memakan Bolu Kukus EMAN

Biaya Pelanggan (Customer Cost), Harga yang dibayarkan konsumen untuk membeli produk tersebut sesuai dengan kebutuhan dan keinginannya

·        Harga yang ditawarkan juga relatif terjangkau yaitu Rp 7.000 untuk 2 Bolu Kukus EMAN.

Kenyamanan (Convenience), Produk tersebut mampu menyenangkan konsumen karena mudah diperoleh di mana-mana

·        Kenyamanannya terletak pada rasanya, yaitu Enak dan Mantap yang sudah pasti menggugah lidah konsumen.

Komunikasi (Communication), Produsen melakukan komunikasi produk kepada konsumen secara benar dan tepat sasaran

·        Memasarkan produk melalu sales promotion dan secara online dengan berbagai macam inovasi sehingga menimbulkan daya tarik konsumen dalam membeli Bolu Kukus EMAN.


    Referensi :
   
https://widyarsy.wordpress.com/2016/10/11/makalah-tentang-hasil-penjualan-bolu-kukus-kwh/





Jumat, 26 Oktober 2018

FUNGSI-FUNGSI MANAJEMEN (PT TELKOM INDONESIA,Tbk)

FUNGSI- FUNGSI MANAJEMEN :
  • 1.     Planning adalah bagaimana perusahaan menetapkan tujuan yang diinginkan dan kemudian menyusun rencana strategi bagaimana cara untuk mencapai tujuan tersebut.
                                  ·          Aktivitas dalam fungsi perencanaan :   
a)     Menetapkan arah tujuan dan target bisnis
b)    Menyusun strategi untuk mencapai tujuan tersebut
c)     Menentukan sumber daya yang dibutuhkan
d)    Menetapkan standar kesuksesan dalam upaya mencapai tujuan

  • 2.     Organizing (fungsi pengorganisasian) adalah pengaturan sumber daya manusia dan sumber daya fisik yang dimiliki agar bisa menjalankan rencana-rencana yang sudah diputuskan untuk mencapai tujuan yang diinginkan.
                                  ·          Aktivitas dalam Organizing (fungsi pengorganisasian) :
a)     Mengalokasikan sumber daya, menyusun dan menetapkan tugas-tugas serta menetapkan prosedur yang diperlukan
b)    Menetapkan struktur perusahaan yang menunjukkan adanya garis kewenangan dan tanggung jawab
c)     Merekrut, menyeleksi, dan melakukan pelatihan serta pengembangan tenaga kerja

  • 3.     Directing (fungsi pengarahan) adalah upaya untuk menciptakan suasana kerja dinamis, sehat agar kinerjanya lebih efektif dan efisien.

                                   ·          Kegiatan pada fungsi pengarahan :
a)     Membimbing dan memberi motivasi kepada pekerja supaya bisa bekerja secara efektif dan efisien
b)    Memberi tugas serta penjelasan secara rutin tentang pekerjaan
c)     Menjelaskan semua kebijakan yang sudah ditetapkan

  • 4.     Controlling (fungsi pengendalian) adalah upaya untuk menilai suatu kinerja yang berpatokan kepada standar yang telah dibuat, juga melakukan perbaikan apabila memang dibutuhkan.
                                  ·          Kegiatan pada fungsi pengendalian misalnya:
a)     Mengevaluasi keberhasilan dan target dengan cara mengikuti standar indikator yang sudah ditetapkan
b)    Melakukan klarifikasi dan koreksi terhadap penyimpangan yang ditemukan
c)     Memberi alternatif solusi yang mungkin bisa mengatasi masalah yang terjadi.

  Dalam Fungsi-fungsi Manajemen ini, saya mengambil satu contoh
  perusahaan yaitu :

PT TELEKOMUNIKASI INDONESIA,Tbk


                                  ·          Profil PT Telkom

PT Telekomunikasi Indonesia, Tbk. (TELKOM) merupakan perusahaan penyelenggara informasi dan telekomunikasi (InfoComm) serta penyedia jasa dan jaringan telekomunikasi secara lengkap (full service and network provider) yang terbesar di Indonesia. TELKOM  menyediakan jasa telepon tidak bergerak kabel (fixed wire line), jasa telepon tidak bergerak nirkabel (fixed wireless), jasa telepon bergerak (cellular), data & internet dan network & interkoneksi baik secara langsung maupun melalui perusahaan asosiasi. 

Kehadiran teknologi yang demikian nyata  menjawab berbagai kebutuhan  dan menciptakan  kegiatan  bisnis baik di sektor hilir maupun hulu. Integrasi antar Industri terlaksana (IT) dan perkembangan  Komputer menjawab berbagai kebutuhan dan menawarkan berbagai kemudahan. Beragam bentuk Iayanan dan informasi yang dibutuhkan masyarakat telah mendorong berkembangnya teknologi jaringan telekomunikasi berdasarkan kriteria yang beragam pula, seperti masalah keamanan, keandalan, kecepatan, cakupan, personalitas, portabilitas, dan harga. Maka muncul Iah teknologi-teknologi barn seperti IN, ISDN, frame relay, ATM, SDH, HFC, GSM, CDMA, ADSL hingga pada teknologi satelit. Tantangan bagi industri telekomunikasi selanjutnya adalah bagaimana menyediakan kanal informasi yang sesuai kebutuhan, murah, efisien dan andal.

Ø Planning (Perencanaan) :

·       Menetapkan arah dan tujuan target bisnis :
1)     TELKOM berupaya untuk menempatkan diri sebagai perusahaan InfoComm terkemuka dikawasan Asia Tenggara, Asia dan akan berlanjut ke kawasan Asia Pasifik.
2)     Menjadi posisi terdepan dengan memperkokoh bisnis legacy dan meningkatkan bisnis new wave untuk memperoleh 60% dari pendapatan industri pada tahun 2015.

·        Menyusun strategi untuk mencapai tujuan tersebut :
1)     Mengoptimalkan layanan POTS dan memperkuat infrastruktur broadband.
2)     Mengkonsolidasikan dan mengembangkan bisnis sambungan telepon nirkabel tidak bergerak/Fixed Wireless Access (“FWA”) serta mengelola portofolio nirkabel.
3)     Mengintegrasikan Solusi Ekosistem Telkom Group.
4)     Berinvestasi di layanan Teknologi Informasi (TI).
5)     Berinvestasi di bisnis media dan edutainment.
6)     Berinvestasi pada peluang bisnis wholesale dan internasional yang strategis.
7)     Berinvestasi pada peluang domestik yang strategis dengan mengoptimalkan penggunaan aset yang dimiliki.
8)     Mengintegrasikan Next Generation Network(“NGN”) dan Operational support system,Business support system, Customer support system and Enterprise relations management(“OBCE”).
9)     Menyelaraskan struktur bisnis dengan pengelolaan portofolio.
10) Melakukan transformasi budaya Perusahaan.

·          Menentukan sumber daya yang dibutuhkan :
TELKOM akan mengelola bisnis melalui praktek-praktek terbaik dengan
mengoptimalisasikan sumber daya manusia yang unggul, penggunaan teknologi yang
kompetitif, membangun kemitraan yang saling menguntungkan dan saling mendukung
secara sinergis

·   Menetapkan standar kesuksesan dalam upaya mencapai tujuan :
1)      tekad dan kemauan pemimpinnya. Komitmen petinggi perusahaan sangat
      mempengaruhi sukses tidaknya penerapan transformasi digital.
2)     tenaga pendorong agar transformasi bisa berjalan cepat dan optimal, yakni strategi
     digital dan disiplin dalam eksekusinya.


Ø Organizing (Pengorganisasian) :

 ·          Mengalokasikan sumber daya, menyusun dan menetapkan prosedur yang
diperlukan
1.      Tahap Persiapan
2.      Tahap Promosi
3.      Tahap Pendataan
4.      Tahap Pemasangan (Teknisi)
5.      Tahap Pembayaran (Plasa)

  ·          Menetapkan struktur perusahaan dan tugas- tugas












Keterangan :
Manajemen atas : Direktur Utama 
yang bertugas sebagai mengawasi dan memantau bawahannya serta bisa                       menjadi contoh baik untuk pegawai-pegawainya.
Manajemen menengah : DIRUT Telkomsel, DIRUT Telin, DIRUT                                             Telkommetra, DIRUT Telkom infra 
yang bertugas  menjalankan tanggung jawab dan wewenangnya sebagai                       Dirut  untuk memastikan rencana strategis serta operasional                                                 perusahaan tetap akan berjalan.
Manajemen bawah : Direktur - direktur
yang sebagai bawahannya Direktur utama juga mempunyai tugas                                       menjalankan tugas yang telah di tentukan oleh Direktur utama.


 ·          Merekrut, menyeleksi, dan melakukan pelatihan serta pengembangan tenaga kerja
Dengan membuka lowongan pekerjaan di bidang :
a)     Telecommunication
Dapat mengelola sistem telekomunikasi dan jaringan komunikasi
b)    Sales
Dapat merencanakan dan menggunakan rancangan penjualan melalui strategi yang sesuai dengan pasar
c)     Marketing
Dapat mengintegrasikan program komunikasi pemasaran sesuai dengan analisis pasar.

Ø Directing (Pengarahan)
·        Membimbing dan memberi motivasi kepada pekerja supaya bisa bekerja secara efektif dan efisien
a)     Bersakit-sakit dahulu, bersenang-senang kemudian
b)    Sukses tidak datang dengan sendirinya
c)     Rezeki tidak turun dari langit

·        Memberi tugas serta penjelasan secara rutin tentang pekerjaan
a)     Menghargai ide-ide baru karyawan
b)    Memelihara hubungan sosial yang baik
c)     Bantu merencanakan karier karyawan

·        Menjelaskan semua kebijakan yang sudah ditetapkan
a)     PT. Telkom Akses menjamin kepuasan setiap pelanggan, baik itu institusi maupun pelanggan akhir serta kepuasan stakeholder melalui komitmen seluruh jajaran
b)    PT. Telkom Akses memiliki komitmen memberikan layanan terbaik melalui pengelolaan ekselen jasa konstruksi dan manage service
c)     PT. Telkom Akses Meningkatkan mutu dan kinerja melalui perbaikan secara berkesinambungan dalam rangka memenuhi persyaratan

Ø Controlling (Pengawasan)

·        Mengevaluasi keberhasilan dan target dengan cara mengikuti standar indikator yang sudah ditetapkan
Saat ini perusahaan-perusahaan menghadapi tantangan baru yaitu penerapan sistem informasi dalam rangka memaksimalkan kinerja perusahaannya. Sistem informasi yang banyak dipakai di perusahaan adalah sistem ERP. Divisi Enterprise Service, PT Telekomunikasi Indonesia, Tbk mengimplementasikan sistem informasi TiCares untuk menggantikan sistem lama yang masih belum terintegrasi dan tidak dapat memberikan informasi yang cukup dalam rangka analisa dan proses pengambilan keputusan. Impelementasi sistem TiCares telah berjalan selama 4 tahun dan belum pernah dilakukan evaluasi. Untuk itu perlu diadakan penelitian untuk mengetahui faktor yang mempengaruhi keberhasilan penerapan sistem dalam rangka evaluasi lebih dalam lagi nantinya. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor yang mempengaruhi keberhasilan penerapan sistem informasi TiCares pada Unit Enterprise Regional 2, PT Telekomunikasi Indonesia, Tbk.

·        Melakukan klarifikasi dan koreksi terhadap penyimpangan yang ditemukan
a)     Korupsi 30 Milyar ini dilakukan Arif Yahya sebelum dia menjabat Dirut Telkom. Saat itu dia sebagai Direktur EWS (Enterprise & Wholesale) TELKOM.
b)    Korupsi PT. TELKOM yang lain adalah terkait pengadaan IT di Depag dan modem di Surabaya.

·        Memberi alternatif solusi yang mungkin bisa mengatasi masalah yang terjadi.
Kasus-kasus korupsi PT. TELKOM ini sekarang sedang diusut oleh                             Tipikor Bareskrim Polri dan akan segera membidik Dirut                                               Telkom sebagai tersangka.



Daftar Pustaka :
http://ainie-sukses.mhs.narotama.ac.id/2014/04/25/visimisitujuan-dan-sasaran-pt-telkom-2/

https://swa.co.id/business-champions/companies/ini-kunci-sukses-transformasi-digital-telkom

https://www.openkerja.id/2018/04/lowongan-kerja-bumn-pt-telkom-indonesia.html

https://www.duniakaryawan.com/cara-memotivasi-karyawan/

https://telkomaksesibc.wordpress.com/kebijakan-mutu/

http://etd.repository.ugm.ac.id/index.php?mod=penelitian_detail&sub=PenelitianDetail&act=view&typ=html&buku_id=59167&obyek_id=4

http://theglobal-review.com/lama/content_detail.php?lang=id&id=9913&type=2#.W9MFG9JEnIU