Sebelum memulai bisnis ada faktor-faktor
yang harus diperhatikan yang menyebabkan perubahan strategi pemasaran :
- Siklus Daur hidup produk, Strategi harus disesuaikan dengan
tahap-tahap daur hidup, yaitu tahap perkenalan, tahap pertumbuhan, tahap
kedewasaan dan tahap kemunduran
- Tingkat persaingan perusahaan di
pasar,
Strategi pemasaran harus bisa disesuaikan dengan posisi perusahaan dalam tingkat
persaingan, apakah dalam kategori memimpin, menantang, mengikuti atau
hanya mengambil sebagian kecil dari ceruk pasar ;
- Keadaan ekonomi, Strategi pemasaran harus
disesuaikan dengan situasi ekonomi, perusahaan harus memandang ke depan
dan mengembangkan strategi jangka panjang untuk memenuhi kondisi yang
sedang berubah dalam industri mereka dan memastikan kelangsungan
perusahaan pada jangka panjang.
Setelah mengetahui faktor perubahan
strategi pemasaran, saya menganalisis SWOT (SWOT analysis), di mana menilai kekuatan (strengths [S]), kelemahan
(weaknesses [W]), peluang (opportunities [O]), dan ancaman (threats [T]) secara
keseluruhan :
· Kekuatan
(Strengths) :
1.
Banyak Variasi warna yang Beraneka ragam
2.
Modal yang digunakan kecil
3.
Risiko yang ditimbulkan juga kecil
· Kelemahan
(Weaknesses) :
1.
Tidak
tahan lama
2.
Kalau
adonannya tidak mengembang, hasilnya kurang bagus
3.
Pembuatannya
harus sesuai ukuran untuk hasil yang bagus
· Peluang (Opportunities) :
1.
Pemasaran bisa dilakukan secara online
2.
Dapat di jual di pasar dan warung
3.
Banyak yang menyukai makanan ini, terutama anak kecil
· Ancaman
(Threats) :
1.
Banyak
Pesaing yang sudah menjual bolu kukus ini
2.
Harus
lebih banyak melakukan inovasi karena persaingan ketat
3.
Kalau
penjualannya hanya di pasar dan warung kurang laku, jadi harus juga secara
online
Setelah melakukan Analisis SWOT, selanjutnya melakukan
penerapan strategi pemasaran, yaitu :
Segmentasi
Pasar (Market Segmentation), adalah tindakan
membagi pasar menjadi kelompok pembeli berbeda dengan kebutuhan, karakteristik,
atau perilaku berbeda yang mungkin memerlukan produk atau bauran pemasaran
terpisah
· Melakukan pengelompokkan pasar, misalnya
ada pasar yang menjual kue termasuk bolu kukus, pasar yang menjual sayuran,dll,
Penetapan Target Pasar (Market Targeting),
yaitu proses mengevaluasi daya tarik masing-masing segmen pasar dan memilih
satu atau lebih segmen yang akan dilayani, penetapan sasaran pasar terdiri dari
merancang strategi untuk membangun hubungan yang benar dengan pelanggan yang
tepat, atau sebuah perusahaan besar mungkin memutuskan untuk menawarkan ragam
produk yang lengkap dalam melayani seluruh segmen pasarnya, sebagian besar
perusahaan memasuki pasar baru dengan melayani segmen tunggal, dan jika hal ini
terbukti berhasil, mereka menambahkan segmen
·
sesuai dengan daya tarik, misalnya anak
kecil lebih suka bolu kukus dibanding orang dewasa, atau orang dewasa lebih
menyukai sayuran daripada bolu kukus
Diferensiasi
dan Posisi Pasar (Differentiation & Positioning),
perusahaan harus memutuskan bagaimana mendiferensiasikan penawaran pasarnya
untuk setiap segmen sasaran dan posisi apa yang ingin ditempatinya dalam segmen
tersebut, posisi produk adalah tempat yang diduduki produk relatif terhadap
pesaingnya dalam pikiran konsumen, pemasar ingin mengembangkan posisi pasar
unik bagi produk mereka. Jika sebuah produk dianggap sama persis dengan produk
lainnya di pasar, konsumen tidak
mempunyai alasan untuk membelinya.
·
Melakukan berbagai variasi dan inovasi
dalam Bolu Kukus, seperti menambahkan warna, dan dalam memasarkannya melakukan
promosi, sehingga membuat orang tertarik akan membeli Bolu kukus EMAN.
Setelah melakukan penerapan strategi pemasaran, lalu harus dikembangkan dengan 4P, yaitu :
Produk (product) ,
kombinasi barang dan jasa yang ditawarkan perusahaan kepada pasar sasaran
meliputi : ragam, kualitas, desain. fitur, nama merek, dan kemasan
·
Produk
yang saya pasarkan yaitu Bolu Kukus dengan berbagai variasi warna dan
rasa dengan Nama “ Bolu Kukus EMAN (Enak dan Mantap) dan mencoba menawarkannya
di pasar, warung, dan secara online.
Harga (price), adalah
sejumlah uang yang harus dibayarkan pelanggan untuk memperoleh produk meliputi:
daftar harga, diskon potongan harga, periode pembayaran, dan persyaratan kredit.
·
Dalam Usaha yang dijalankan, saya
menggunakan teknik follow the leader pricing, yaitu teknik penentuan harga
dengan cara mengamati berbagai kebijakan harga pesaing dan harga individual
dengan meninjau periklanannya. Alasan saya menggunakan teknik ini karena teknik
ini yang efektif untuk dijalankan.
Tempat (place), kegiatan
perusahaan yang membuat produk tersedia bagi pelanggan sasaran meliputi:
Lokasi, saluran distribusi, persediaan, transportasi dan logistik
·
Lokasi yang saya pilih untuk memasarkan
bolu kukus ini adalah di pasar dan warung. Lokasi tersebut saya pilih karena
merupakan tempat yang strategis untuk menjual produk ini. Saya memasarkan
produk ini dengan menjualnya di warung dan pasar-pasar, maupun juga secara
online.
Promosi (promotion) berarti
aktivitas yang menyampaikan manfaat produk dan membujuk pelanggan membelinya meliputi
: Iklan dan promosi penjualan.
·
Sebelum produk dapat dibeli oleh banyak
konsumen, maka produk perlu diketahui ada 4 jenis promotion, yaitu periklanan,
sales promotion, personal selling, public relation. Dalam usaha yang saya
jalankan, saya menggunakan strategi sales promotion, dan periklanan. Sales
Promotion dengan menggunakan bantuan orang lain dalam memasarkan suatu produk.
Dengan bantuan sales promotion, usaha yang dijalankan lebih banyak orang yang
membeli, dan menggunakan periklanan dalam memasarkan Bolu Kukus ini secara
online melalui iklan-iklan yang disebarka melalui internet. Menurut saya iklan
sangat penting dalam memasarkan produk ini. Saya menggunakan kata “BUY ONE GET
ONE” agar konsumen lebih tertarik untuk membeli dengan harga yang relatif
terjangkau.
Selain ada 4P, juga perlu diperhatikan
adanya 4C, yaitu :
Solusi
Pelanggan (Customer Solution), Produk dapat membantu dan mampu
memecahkan
masalah konsumen
·
Pelanggan/Konsumen
yang ingin makan cemilan, dapat memakan Bolu Kukus EMAN
Biaya
Pelanggan (Customer Cost), Harga yang dibayarkan konsumen untuk membeli produk
tersebut sesuai dengan kebutuhan dan keinginannya
·
Harga
yang ditawarkan juga relatif terjangkau yaitu Rp 7.000 untuk 2 Bolu Kukus EMAN.
Kenyamanan
(Convenience),
Produk tersebut mampu menyenangkan konsumen karena mudah diperoleh di mana-mana
·
Kenyamanannya
terletak pada rasanya, yaitu Enak dan Mantap yang sudah pasti menggugah lidah
konsumen.
Komunikasi
(Communication),
Produsen melakukan komunikasi produk kepada konsumen secara benar dan tepat
sasaran
·
Memasarkan
produk melalu sales promotion dan secara online dengan berbagai macam inovasi
sehingga menimbulkan daya tarik konsumen dalam membeli Bolu Kukus EMAN.
Referensi :
https://widyarsy.wordpress.com/2016/10/11/makalah-tentang-hasil-penjualan-bolu-kukus-kwh/