Jumat, 26 Oktober 2018

FUNGSI-FUNGSI MANAJEMEN (PT TELKOM INDONESIA,Tbk)

FUNGSI- FUNGSI MANAJEMEN :
  • 1.     Planning adalah bagaimana perusahaan menetapkan tujuan yang diinginkan dan kemudian menyusun rencana strategi bagaimana cara untuk mencapai tujuan tersebut.
                                  ·          Aktivitas dalam fungsi perencanaan :   
a)     Menetapkan arah tujuan dan target bisnis
b)    Menyusun strategi untuk mencapai tujuan tersebut
c)     Menentukan sumber daya yang dibutuhkan
d)    Menetapkan standar kesuksesan dalam upaya mencapai tujuan

  • 2.     Organizing (fungsi pengorganisasian) adalah pengaturan sumber daya manusia dan sumber daya fisik yang dimiliki agar bisa menjalankan rencana-rencana yang sudah diputuskan untuk mencapai tujuan yang diinginkan.
                                  ·          Aktivitas dalam Organizing (fungsi pengorganisasian) :
a)     Mengalokasikan sumber daya, menyusun dan menetapkan tugas-tugas serta menetapkan prosedur yang diperlukan
b)    Menetapkan struktur perusahaan yang menunjukkan adanya garis kewenangan dan tanggung jawab
c)     Merekrut, menyeleksi, dan melakukan pelatihan serta pengembangan tenaga kerja

  • 3.     Directing (fungsi pengarahan) adalah upaya untuk menciptakan suasana kerja dinamis, sehat agar kinerjanya lebih efektif dan efisien.

                                   ·          Kegiatan pada fungsi pengarahan :
a)     Membimbing dan memberi motivasi kepada pekerja supaya bisa bekerja secara efektif dan efisien
b)    Memberi tugas serta penjelasan secara rutin tentang pekerjaan
c)     Menjelaskan semua kebijakan yang sudah ditetapkan

  • 4.     Controlling (fungsi pengendalian) adalah upaya untuk menilai suatu kinerja yang berpatokan kepada standar yang telah dibuat, juga melakukan perbaikan apabila memang dibutuhkan.
                                  ·          Kegiatan pada fungsi pengendalian misalnya:
a)     Mengevaluasi keberhasilan dan target dengan cara mengikuti standar indikator yang sudah ditetapkan
b)    Melakukan klarifikasi dan koreksi terhadap penyimpangan yang ditemukan
c)     Memberi alternatif solusi yang mungkin bisa mengatasi masalah yang terjadi.

  Dalam Fungsi-fungsi Manajemen ini, saya mengambil satu contoh
  perusahaan yaitu :

PT TELEKOMUNIKASI INDONESIA,Tbk


                                  ·          Profil PT Telkom

PT Telekomunikasi Indonesia, Tbk. (TELKOM) merupakan perusahaan penyelenggara informasi dan telekomunikasi (InfoComm) serta penyedia jasa dan jaringan telekomunikasi secara lengkap (full service and network provider) yang terbesar di Indonesia. TELKOM  menyediakan jasa telepon tidak bergerak kabel (fixed wire line), jasa telepon tidak bergerak nirkabel (fixed wireless), jasa telepon bergerak (cellular), data & internet dan network & interkoneksi baik secara langsung maupun melalui perusahaan asosiasi. 

Kehadiran teknologi yang demikian nyata  menjawab berbagai kebutuhan  dan menciptakan  kegiatan  bisnis baik di sektor hilir maupun hulu. Integrasi antar Industri terlaksana (IT) dan perkembangan  Komputer menjawab berbagai kebutuhan dan menawarkan berbagai kemudahan. Beragam bentuk Iayanan dan informasi yang dibutuhkan masyarakat telah mendorong berkembangnya teknologi jaringan telekomunikasi berdasarkan kriteria yang beragam pula, seperti masalah keamanan, keandalan, kecepatan, cakupan, personalitas, portabilitas, dan harga. Maka muncul Iah teknologi-teknologi barn seperti IN, ISDN, frame relay, ATM, SDH, HFC, GSM, CDMA, ADSL hingga pada teknologi satelit. Tantangan bagi industri telekomunikasi selanjutnya adalah bagaimana menyediakan kanal informasi yang sesuai kebutuhan, murah, efisien dan andal.

Ø Planning (Perencanaan) :

·       Menetapkan arah dan tujuan target bisnis :
1)     TELKOM berupaya untuk menempatkan diri sebagai perusahaan InfoComm terkemuka dikawasan Asia Tenggara, Asia dan akan berlanjut ke kawasan Asia Pasifik.
2)     Menjadi posisi terdepan dengan memperkokoh bisnis legacy dan meningkatkan bisnis new wave untuk memperoleh 60% dari pendapatan industri pada tahun 2015.

·        Menyusun strategi untuk mencapai tujuan tersebut :
1)     Mengoptimalkan layanan POTS dan memperkuat infrastruktur broadband.
2)     Mengkonsolidasikan dan mengembangkan bisnis sambungan telepon nirkabel tidak bergerak/Fixed Wireless Access (“FWA”) serta mengelola portofolio nirkabel.
3)     Mengintegrasikan Solusi Ekosistem Telkom Group.
4)     Berinvestasi di layanan Teknologi Informasi (TI).
5)     Berinvestasi di bisnis media dan edutainment.
6)     Berinvestasi pada peluang bisnis wholesale dan internasional yang strategis.
7)     Berinvestasi pada peluang domestik yang strategis dengan mengoptimalkan penggunaan aset yang dimiliki.
8)     Mengintegrasikan Next Generation Network(“NGN”) dan Operational support system,Business support system, Customer support system and Enterprise relations management(“OBCE”).
9)     Menyelaraskan struktur bisnis dengan pengelolaan portofolio.
10) Melakukan transformasi budaya Perusahaan.

·          Menentukan sumber daya yang dibutuhkan :
TELKOM akan mengelola bisnis melalui praktek-praktek terbaik dengan
mengoptimalisasikan sumber daya manusia yang unggul, penggunaan teknologi yang
kompetitif, membangun kemitraan yang saling menguntungkan dan saling mendukung
secara sinergis

·   Menetapkan standar kesuksesan dalam upaya mencapai tujuan :
1)      tekad dan kemauan pemimpinnya. Komitmen petinggi perusahaan sangat
      mempengaruhi sukses tidaknya penerapan transformasi digital.
2)     tenaga pendorong agar transformasi bisa berjalan cepat dan optimal, yakni strategi
     digital dan disiplin dalam eksekusinya.


Ø Organizing (Pengorganisasian) :

 ·          Mengalokasikan sumber daya, menyusun dan menetapkan prosedur yang
diperlukan
1.      Tahap Persiapan
2.      Tahap Promosi
3.      Tahap Pendataan
4.      Tahap Pemasangan (Teknisi)
5.      Tahap Pembayaran (Plasa)

  ·          Menetapkan struktur perusahaan dan tugas- tugas












Keterangan :
Manajemen atas : Direktur Utama 
yang bertugas sebagai mengawasi dan memantau bawahannya serta bisa                       menjadi contoh baik untuk pegawai-pegawainya.
Manajemen menengah : DIRUT Telkomsel, DIRUT Telin, DIRUT                                             Telkommetra, DIRUT Telkom infra 
yang bertugas  menjalankan tanggung jawab dan wewenangnya sebagai                       Dirut  untuk memastikan rencana strategis serta operasional                                                 perusahaan tetap akan berjalan.
Manajemen bawah : Direktur - direktur
yang sebagai bawahannya Direktur utama juga mempunyai tugas                                       menjalankan tugas yang telah di tentukan oleh Direktur utama.


 ·          Merekrut, menyeleksi, dan melakukan pelatihan serta pengembangan tenaga kerja
Dengan membuka lowongan pekerjaan di bidang :
a)     Telecommunication
Dapat mengelola sistem telekomunikasi dan jaringan komunikasi
b)    Sales
Dapat merencanakan dan menggunakan rancangan penjualan melalui strategi yang sesuai dengan pasar
c)     Marketing
Dapat mengintegrasikan program komunikasi pemasaran sesuai dengan analisis pasar.

Ø Directing (Pengarahan)
·        Membimbing dan memberi motivasi kepada pekerja supaya bisa bekerja secara efektif dan efisien
a)     Bersakit-sakit dahulu, bersenang-senang kemudian
b)    Sukses tidak datang dengan sendirinya
c)     Rezeki tidak turun dari langit

·        Memberi tugas serta penjelasan secara rutin tentang pekerjaan
a)     Menghargai ide-ide baru karyawan
b)    Memelihara hubungan sosial yang baik
c)     Bantu merencanakan karier karyawan

·        Menjelaskan semua kebijakan yang sudah ditetapkan
a)     PT. Telkom Akses menjamin kepuasan setiap pelanggan, baik itu institusi maupun pelanggan akhir serta kepuasan stakeholder melalui komitmen seluruh jajaran
b)    PT. Telkom Akses memiliki komitmen memberikan layanan terbaik melalui pengelolaan ekselen jasa konstruksi dan manage service
c)     PT. Telkom Akses Meningkatkan mutu dan kinerja melalui perbaikan secara berkesinambungan dalam rangka memenuhi persyaratan

Ø Controlling (Pengawasan)

·        Mengevaluasi keberhasilan dan target dengan cara mengikuti standar indikator yang sudah ditetapkan
Saat ini perusahaan-perusahaan menghadapi tantangan baru yaitu penerapan sistem informasi dalam rangka memaksimalkan kinerja perusahaannya. Sistem informasi yang banyak dipakai di perusahaan adalah sistem ERP. Divisi Enterprise Service, PT Telekomunikasi Indonesia, Tbk mengimplementasikan sistem informasi TiCares untuk menggantikan sistem lama yang masih belum terintegrasi dan tidak dapat memberikan informasi yang cukup dalam rangka analisa dan proses pengambilan keputusan. Impelementasi sistem TiCares telah berjalan selama 4 tahun dan belum pernah dilakukan evaluasi. Untuk itu perlu diadakan penelitian untuk mengetahui faktor yang mempengaruhi keberhasilan penerapan sistem dalam rangka evaluasi lebih dalam lagi nantinya. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor yang mempengaruhi keberhasilan penerapan sistem informasi TiCares pada Unit Enterprise Regional 2, PT Telekomunikasi Indonesia, Tbk.

·        Melakukan klarifikasi dan koreksi terhadap penyimpangan yang ditemukan
a)     Korupsi 30 Milyar ini dilakukan Arif Yahya sebelum dia menjabat Dirut Telkom. Saat itu dia sebagai Direktur EWS (Enterprise & Wholesale) TELKOM.
b)    Korupsi PT. TELKOM yang lain adalah terkait pengadaan IT di Depag dan modem di Surabaya.

·        Memberi alternatif solusi yang mungkin bisa mengatasi masalah yang terjadi.
Kasus-kasus korupsi PT. TELKOM ini sekarang sedang diusut oleh                             Tipikor Bareskrim Polri dan akan segera membidik Dirut                                               Telkom sebagai tersangka.



Daftar Pustaka :
http://ainie-sukses.mhs.narotama.ac.id/2014/04/25/visimisitujuan-dan-sasaran-pt-telkom-2/

https://swa.co.id/business-champions/companies/ini-kunci-sukses-transformasi-digital-telkom

https://www.openkerja.id/2018/04/lowongan-kerja-bumn-pt-telkom-indonesia.html

https://www.duniakaryawan.com/cara-memotivasi-karyawan/

https://telkomaksesibc.wordpress.com/kebijakan-mutu/

http://etd.repository.ugm.ac.id/index.php?mod=penelitian_detail&sub=PenelitianDetail&act=view&typ=html&buku_id=59167&obyek_id=4

http://theglobal-review.com/lama/content_detail.php?lang=id&id=9913&type=2#.W9MFG9JEnIU




Senin, 08 Oktober 2018

RANGKUMAN PERUSAHAAN KECIL

HALO.... selanjutnya kita akan membahas tentang perusahaan kecil. Bagi kalian yang belum membaca tentang kewiraswastaan, silahkan membaca terlebih dahulu, karena topik yang akan kita bahas ini akan berkaitan dengan topik perusahaan kecil. Kenapa saya bilang berkaitan? penasaran kan.... Nah, kita akan bahas bersama-sama. Wiraswasta itu kan seperti pengusaha, maka seorang pengusaha atau entrepreneur perlu namanya organisasi atau badan usaha, nah salah satunya adalah PERUSAHAAN KECIL.

Apa maksudnya perusahaan kecil? Sebelum masuk ke pengertian perusahaan kecil, adakalanya kita mengetahui dahulu apa itu arti dari perusahaan? Apa sih artinya? Perusahaan adalah Badan Usaha atau organisasi yang melakukan kegiatan produksi dengan tujuan untuk mendapatkan laba/ keuntungan. Jadi, arti dari perusahaan kecil adalah perusahaan yang bisa dikelola baik secara pribadi maupun bersama-sama, dan mempunyai jumlah tenaga kerja kurang dari 50 orang atau bersih paling banyak Rp 200.000.000,00 (tidak termasuk tanah dan bangunan) penjualan paling banyak Rp 1.000.000.000,00

Setelah kita mengerti tentang apa itu perusahaan kecil, konsepnya, selanjutnya kita akan membahas tentang ciri-ciri perusahaan kecil. Mau tau? Mari kita simak pembahasannya di bawah ini :
a. Manajemen berdiri sendiri, dan  tidak ada pemisahan yang tegas antara pemilik dengan pengelola perusahaan. Pemilik juga pengelola dalam  UKM.
b. Modal disediakan oleh seorang pemilik atau sekelompok kecil pemilik modal.
c. Daerah operasinya lokal, tetapi ada juga UKM yang daerah operasinya di luar negeri, berupa ekspor ke negara-negara mitra perdagangan.
d. Ukuran perusahaan, baik dari segi total aset, jumlah karyawan, dan sarana prasarana yang kecil

Pembahasan di atas adalah pembahasan ciri-ciri perusahaan kecil secara umum. Untuk lebih detailnya, silahkan simak dan pahami uraian di bawah ini :

1   Pelaku usaha kecil
Mengapa pelaku usaha kecil? Karena sebagian besar usaha kecil memiliki omset dibawah 500 juta, walaupun batas omset usaha kecil adalah 1 miliar. Berdasarkan hukum economies of scale, sulit bagi usaha berskala kecil untuk bersaing dengan usaha berskala besar dalam aktivitas bisnis yang sama.
2.     Padat Karya
Apa sih artinya padat karya? Padat Karya adalah Kegiatan produksi yang melibatkan banyak tenaga kerja sebagai konsekuensi dari aktivitas yang menghasilkan produk yang berciri hand made. Di usaha kecil ada kelemahannya, yaitu karena keterampilan dilakukan oleh diri sendiri, tetapi itu bisa dijadikan keunggulan dengan memanfaatkan keterampilan itu sebagai keunikan untuk bersaing dengan perusahaan lainnya.
3.     Berbasis sumberdaya lokal dan sumber daya alam
Aktivitas usaha UKM lebih kepada production oriented, dan jangan juga memanfaatkan sumber daya alam secara berlebihan, karena dapat dengan cepat membuat produksi barang menjadi terbatas.
4.     Pelaku banyak
Hampir tidak ada barrier to entry pada aktivitas bisnis UKM, baik dari aspek teknologi, investasi, manajemen, perlindungan hak intelektual, maka sangat mudah bagi masyarakat untuk masuk ke dalam industri yang digeluti oleh UKM.
5.     Menyebar
Konsep global production dapat dipenuhi, karena UKM mampu menghasilkan produk di mana saja dan memasarkannya ke mana saja serta kapan saja.

Nah, itulah penjelasan mengenai ciri-ciri dari perusahaan kecil, sekarang kita akan membahas bentuk-bentuk perusahaan kecil secara umum :
1. Bisnis Jasa
Bisnis Jasa membawa keuntungan yang sangat besar bagi wirausaha kecil yang mampu berinovasi tinggi.
2. Bisnis eceran (Retail Business)
Usaha yang menjual produk manufaktur yang langsung kepada konsumen.
3. Bisnis distribusi (wholesale business)
Bisnis yang membeli barang dari pabrik atau produsen dan menjual kepada pedagang eceran.
4. Agribisnis/Pertanian (Agriculture)
Pertanian bentuk bisnis kecil yang tertua, hasil pertanian itu dipergunakan untuk memenuhi kebutuhan, lama kelamaan menjadi sebuah bisnis yang cukup besar karena adanya ketergantungan masyarakat satu sama lain.
5. Bisnis Manufaktur
Bisnis kecil dengan modal investasi cukup besar, karena memerlukan tenaga kerja, teknologi dan bahan mentah untuk mengoperasikannya.

Nah, itulah pembahasan mengenai perusahaan kecil. Apabila anda berniat untuk merintis perusahaan kecil, anda bisa membaca artikel ini dan sebelumnya tentang kewiraswastaan, karena keduanya saling berkaitan. 
TERIMAKASIH...  SELAMAT BERBISNIS....

Referensi :

Sabtu, 06 Oktober 2018

KEWIRASWASTAAN

Halo... kali ini saya akan membagikan penulisan mengenai kewiraswastaan. Apa sih itu kewiraswastaan? Pasti banyak yang sudah tau dan juga yang belum. Nah, kali ini kita akan membahasnya bersama-sama. Pertama, kita harus mengerti dulu darimana kata kewiraswastaan itu berasal. Kewiraswastaan berasal dari kata “wira” dan “swasta”. Wira itu adalah sesuatu yang mulia, sedangkan “swas” itu kekuatan sendiri dan ”ta” adalah berdiri. Nah, kita kan sudah tau nih arti dari wira dan swasta, sekarang kita akan menggabungkannya menjadi suatu kalimat yang utuh. Apa sih artinya kewiraswastaan?, artinya adalah Kemampuan seseorang dengan mengambil resiko sehingga usahanya bisa berdiri dan mempertaruhkan seluruhnya, baik uang,tenaga,waktu, untuk menghasilkan sesuatu. Jadi, seorang wiraswasta harus bisa mengambil resiko, memanfaatkan peluang yang ada, memiliki semangat bersaing dan pantang menyerah dalam menjalankan usahanya. Kita sudah tau nih apa artinya kewiraswastaan dan ciri-cirinya, sekarang kita akan membahas tentang apa aja sih jenis-jenis tenaga dalam kewiraswastaan. Jenis-jenis tenaga dalam kewiraswastaan,yaitu:

Pertama,  Wiraswasta sebagai bisnis, yaitu mereka yang tekun dalam menganalisis kebutuhan, mencari selera masyarakat dan dapat menciptakan kebutuhan-kebutuhan baru. Misalnya melalui reklame orang dapat menciptakan kebutuhan baru bagi masyarakat.
Kedua,  Wiraswasta sebagai orang uang, yang dimaksud debagai orang uang adalah mereka yang menjalankan kegiatan usaha dengan menyalurkan dan mengumpulkan dana-dana yang bergerak dalam pasar uang dan pasar modal.
Ketiga,  Wiraswasta sebagai “social engineer”, yaitu mereka yang berperan sebagai pengusaha berupaya untuk mengikat para pekerja melalui karya sosial karena alasan pertimbangan moral ataupun kebendaan.
Keempat, Wiraswasta sebagai manajer, yaitu mereka yang dapat memajukan usahanya dengan menggunakan pengetahuan bisnis modern, memperhatikan dan menganalisis kemungkinan peluang untuk dimanfaatkan.

Itu adalah jenis tenaga yanga ada dalam kewiraswastaan, jadi banyak tenaga yang diperlukan dalam kegiatan kewiraswastaan untuk memulai menjadi seorang entrepreneur, dimana seorang wiraswasta atau entrepreneur juga harus memperhatikan bidang-bidang apa aja sih yang harus diketahui untuk memulai suatu kegiatan wiraswasta, nah kita akan membahasnya.
  1.  Bidang perindutrian dan kerajinan yang didalamnya meliputi Industri besar,Industri menengah, dan industri kecil,serta kerajinan.
  2.  Bidang Lapangan pertambangan dan energi                                                              
  3. Bidang Lapangan pemberian jasa,yang meliputi Perbankan, Asuransi, Transport laut, udara, darat, sungai dan danau  Pemberian kredit.
  4.  Bidang  Lapangan perdagangan, yang meliputi Perdagangan besar,  Perdagangan menengah, dan  Perdagangan kecil
  5.  Bidang Lapangan agraris, yang meliputi Pertanian Perkebunan Kehutanan Perikanan, dan Peternakan
  6.  BidangTransmigrasi dan pembangunan daerah.
  7.  Bidang  Pariwisata dan perhotelan
  8.  Bidang Koperasi

Jadi, sudah kita bahas di atas bidang-bidang kegiatan apa saja yang ada di kegiatan wiraswasta.setelah kita mengerti dan memahami, kita juga harus tahu bagaimana kita memulai suatu usaha wiraswasta, kalau kita hanya mengandalkan konsep dan materinya saja, kita tidak dapat melaksanakannya. Jadi, inilah cara-cara yang harus dan perlu dilakukan agar seseorang dapat melakukan kegiatan wiraswasta:

Pertama, harus memiliki Jiwa Semangat apapun jenis usaha yang ingin anda jalankan, baik wiraswasta rumahan atau perusahaan, kunci pertama yang harus anda miliki adalah jiwa semangat.
Kedua, terus mengevaluasi diri, walaupun tergolong sebagai wiraswasta modal kecil, anda akan menjadi calon pengusaha sukses jika mampu merefleksikan diri.
Ketiga, menjadi Sosok yang Proaktif, menjadi seseorang yang proaktif di masa kini sangatlah langka.
Keempat, berpikir Kreatif dan Inovatif, sebelum melangkah menuju awal bisnis, anda pantas untuk memberikan waktu luang pada diri anda sendiri untuk mengeksplor pikiran.
Kelima, mau terus belajar dan memiliki Inspirasi menjadikan diri anda seorang wiraswasta sukses sungguh mudah bila anda tidak berhenti untuk terus belajar.
Keenam, Bekerja sesuai dengan hati, cintai apa yang anda kerjakan. Ketika anda memberikan totalitas baik komitmen maupun tindakan, apaun usaha anda akan menjadi menguntungkan. Menjadi wiraswasta yang menjanjikan pun bisa anda raih.
Ketujuh, Berani ambil Resiko, untuk menjadi seorang pengusaha sukses, anda harus bekerja keras dan berani mengambil segala resiko.
Kedelapan, merencakan Bisnis, setelah anda mengetahui kelebihan dan kekurangan bisnis anda dengan cara di atas, kini mulailah membuat rencana bisnis yang lebih serius dan detail.
Kesembilan, membuat Legalitas Bisnis, apabila anda memiliki sebuah lembaga CV, anda harus mengajukan legalitas usaha CV anda dan mengurus perpajakan yang disyaratkan.
Kesepuluh, mengumpulkan modal usaha dalam membangun sebuah usaha tentu akan dibutuhkan modal awal.
Kesebelas, memilih lokasi untuk usaha, lokasi sangat menunjang keberhasilan meskipun untuk wiraswasta dengan modal kecil.
Keduabelas, membeli peralatan dagangan, peralatan dagangan menjadi pertimbangan terhadap usaha yang akan dikembangkan. bahan baku untuk usaha, pilihlah bahan baku usaha yang didatangkan langsung dari supplier atau distributor.
Ketigabelas, meningkatkan kinerja Anda lebih keras dan cerdas dalam kualitas seorang business owner dapat menunjang kelangsungan bisnis tersebut.
Dan yang terakhir, mempersiapkan masa depan Anda, Mulailah memikirkna masa depan anda sendiri setelah anda memiliki bisnis yang sudah anda jalani.

Selamat memulai berwiraswasta, semoga bisa menjalankan dengan sukses dan berhasil !!!
Sekian, terimakasih.


Referensi:



Senin, 01 Oktober 2018

Sajak Puisi

Halo... Kali ini saya akan membagikan puisi yang berjudul "SAJAK PUISI" dalam rangka memenuhi penulisan Pengantar Bisnis. Inilah puisinya :

SAJAK PUISI
Puisi adalah cerminan hati
Kala jiwa terlucut caci dan maki
Jadikan nurani berorasi
Walau kerap teracuhi
Namun rasa, tetap menghidupi
Saat makna menyirati isi
Hingga sukmanya menyadari
Ku tengah menanti


Puisi sangat bersyarat makna
Berisi sejuta harapan dan cita
Menebarkan pesona jiwa
Memberi semangat pemuda
Dengan emosi membara
Dalam menyuarakan pendapatnya


Terkadang...
Butuh hal baru
Menciptakan sesuatu
Buat puisi merdu syahdu
Namun...
Dengan banyak hal yang berlalu
Membuat kita menjadi rindu
Bentuk kreasi baru



Tidak bertele-tele
Bukan juga dengan sepele
Memunculkan ide
Tapi...
Dengan tingginya ekspresionisme
Membentuk mekanisme
Hingga terjadi silogisme